TERBAIK MESKI TAK TERUNGKAP

Ini sebuah kisah yang tak bisa teruntai dengan kata ataupun makna. Jika tak ingin terjebak olehnya maka bersumpahlah tuk ungkapkan yang sesungguhnya. Selamat datang di duniaku, dunia fana milik Florise Dloyin. Hari-hari penuh dengan pertanyaan tentang sebuah makna dan rasa. Hidup sendiri terkatung katung melawan takdir yang biadab. Aku bersekolah atau lebih tepatnya terpenjara di sebuah gedung tua yang tersusun atas besi lapuk bernama Rays blue School. Setiap hari berlalu dengan monoton dan selalu bisa ku tebak. Hanya kesendirian yang getir teman setia yang terus menemaniku. Diantara semua kegetirna yang pernah ku miliki ada satu yang tak pernah bisa ku ungkap yaitu hatiku sendiri.

Aku tak pernah memiliki sahabat karena yang ku temui hanyalah teman yang selalu datang dan pergi. Bagai bunga yang hinggap dan pergi dari satu mahkota ke mahkota lainnya. Tapi ada satu orang yang menarik jiwaku, seorang laki-laki bernama Marvel. Yah…. memang sesuai dengan namanya dia pun bagai keajaiban yang terindah di hidupku. Aku mengenalnya sejak kelas satu SMP tapi entah mengapa hingga sekarang aku tak bisa menghapainya. Bahkan sewaktu aku sekelas dengannya pun raga ini tak mampu tuk menguntai kata untuknya. Dan kenapa hingga sekarang Tuhan mempertemukanku kembali dengannya di tempat yang sama. Ohh…… tuhan ujian ini begitu berat. Tahun pertamaku di sekolah Rays Blue School aku bertemu dengan cowok bermata biru berambut hitam lebat yang selalu bikin aku marah dan muak dengan segala kata yang dilontarkannya. Lelaki itu bernama Daniel

” ehh cewek patung, dari tadi diem terus bisu yah…” sapa Daniel
” apa urusanmu mau diem atau jerit jerit terserah aku dong….” bentakku
” yah itu memang urusanmu sih tapi aku lihat dari tadi kau memandangi sahabatku Marvel terus apakau suka sama dia…” Daniel berkata dengan genit
” ehhhmm…nngakk kok …” jawabku dengan muka yang memerah
” tenang dia masih belum punya pacar kok…kalau mau kau bisa memintaku agar menjodohkanmu dengannya” dia tersunyum,tapi senyum yang lain dari biasanya.

Aku pun terdiam sejenak oleh kata kata dan senyum Daniel, bagaimana tidak orang yang biasanya menggodaiku kok sekarang mau membantuku dan yang lebih aneh lagi kenapa senyumnya terasa di paksakan. Beberapa bulan berlalu Daniel yang dulu berjanji akan membantuku, ternyata bersungguh sungguh dan akhirnya aku pun jadian dengan Marvel. Tapi entah mengapa semenjak aku dekat dengan Daniel jantungku selalu berdebar seolah ingin berucap ada rasa yang lain yang belum pernah aku rasakan ketika dengan Marvel. Debaran lain yang kurasakan lebih kuat dari yang pernah ada. Dan anehnya ketika ku lihat Daniel berdua dengan perempuan lain kenapa hatiku serasa tercabik dan tersayat dengan semua keadaan ini. Sore hari pun menjemput di kota Rolin, aku berjalan di sebuah trotoar yang ramai bersama Marvel

” Flo… kenapa kau tadi seperti akan menangis ketika melihat Daniel dengan Merry” tanya Marvel dengan wajah khawatir
” ohhh… nggaakk kok, nggak ada apa apa” sahutku dengan gemetar. Dan marvel pun hingga tikungan terakhir ke rumahku.
” Flo sebenarnya aku ingin bilang ” jika kau percaya pada hatimu kau pasti temukan segalanya”” Marvel berkata dengan halus sambil menyentuh pipiku dan mencium keningku.
” oh yah besok kita ada camp loh harus datang pagi” tambah Marvel setelah itu berlalu dan pergi

Keesokan paginya aku dan seluruh murid di sekolah pergi ke danau Noulei yang tak jauh dari ibukota. Aku berharap aku bisa menikmati perjalanan ini dengan Marvel. Di perjalanan aku pun duduk berdua dengan Marvel di bangku ke lima. Tapi di sepanjang perjalanan entah kenapa aku merasa ada sepasang mata yang selalu mengawasi kami. Yang tak lain dan tak bukan adalah Daniel. Aku tak tau atau pura pura tak tau tatapan itu adalah tatapan kecemburuan. Dan entah mengapa akupun juga selalu melihat matanya. Dan di saat inilah aku menyadari bahwa hatiku telah berpaling

Setibanya di danau akupun melihat pemandangan sekitar yang indah bak simponi kehidupan yang berdendang ria dengan alam. Udara yang sejuk melengkapi semuanya. Aku berdiri tegap di sebelah danau sementara yang lain sedang menyiapkan peralatan untuk camp. Namun semua kedamaian ini berubah ketika ada tapak kaki seseorang dari belakang yang semakin mendekat.

” matilah kau…Flo…kau sudah merebut hati Daniel” Merry tiba tiba mendorongku dari belakang mungkin dia tau kalau aku memang tak bisa berenang
Oh.. tuhan mungkin ini adalah hari kematianku. Selamat tinggal dunia!!!. Tapi disaat aku ingin menutup mataku ada sesosok orang yang menyergap ke arahku dan memberiku pertolongan. Dia memberiku napas buatan di dalam air dengan menciumku. Aku tau aura ini hanya dimiliki oleh Daniel. Yah… daniel yang menolongku. Selang 2hari berlalu aku tersadar dari masa kritis dan mendapati sosok Marvel berdiri di sampingku.

” dimana aku?” sahutku
” kau dirumah sakit” jawab Marvel
” dimana Daniel?”
” dia kritis akibat tadi ikut menolong. Aku sebenarnya tadi juga ikut mencarimu dan melarangnya terjun tapi dia tetap nekat dan sekarang asma yang dideritanya semakin parah dan akhirnya meniggal dalam perjalanan ke sini” Marvel bercerita dengan wajah membiru

Serontak hatiku hancur, ragaku roboh dan tak dapat lagi membendungair mata. Seakan jiwaku tergores oleh pisau kepedihan yang tajam. Aku berlari sekuat tenaga ke sebuah pemakaman dekat RS dan Marvelpun mengejarku. aku terbujur lemas dengan wajah penuh air mata yang tak henti hentinya mengalir. Dalam hatiku berteriak kenapa sebelum aku mengungkapkan cinta padanya dia sudah pergi. Marvel memelukku di depan nisan Daniel.

Setahun tepat hari ulang tahun daniel, aku berkunjung ke tempat peristirahatannya sampil membawa bunga lily. Angin yang berhembus mempermainkan setiap helaian rambut hitamku. Aku berbisik pada nisan itu “ Dan… kau adalah yang terbaik dan terindah yang tak pernah terungkap”. Disini aku selalu menunggu waktu agar aku bisa kembali menemui sosokmu lagi.

By: estu pujiastuti

Iklan

36 thoughts on “TERBAIK MESKI TAK TERUNGKAP

  1. SIge berkata:

    wahhhhhh…sige mau di hajar dong buat cerpennnnnnn…mantab…mantab..good poke..wah tadi ada yang kurang tuh, yah mungkin gag penting sie…rapiin margin kanan nya aja… mampir blog sige yah, ntr sige kasi teh anget manis plus biskuit..trus tak kasi juga kertas, buat nulis cerpen..hehe..maunya..ok gitu aja dolo..lanjutttt

  2. 3mnnm8 berkata:

    buset dek.. kyk mantan q dlu kmu.. ska nulis cerita.. tp dlam jgka lbh bsar.. akhr thun nanti novel buatanny dah kluar loh! insya allah..

    jgn lupa bli! 😀

    *Promosi

  3. Andri berkata:

    wew keren cerpennya.. ga tau kenapa tu cerpen masuk banget ke dalam hati.. trus imaginasi juga jadi bener” ikut bermain.. hmmm…

    setiap kata”nya bisa ngembangin imaginasi si pembaca.. hehehe.. *tapi mungkin tergantung orangnya juga ya,, 😀 *

    ya just wanna say “..”

    good story… 😀

    lam kenal ya..

  4. Reina berkata:

    Ciie… Estu bikin cerpen lg nih… =3

    Ntar suruh si Flo ngumpulin 1rb bintang trus bikin lubang hitam aja, hehehe

    Dan yg di novel kita ntar jgn di bunuh jg lho!
    Awas aja klo ampe dibunuh! *ngancem*

  5. inidanoe berkata:

    cerpennya bagus….
    cuma kok kaya’ kurang eksplor yah… 😀
    kaya’ siapa se merry., kok tiba2 daniel bisa nolong., kok bisa sejahat itu se merry., knp marvel bisa punya sikap gitu…..
    tapi ya secara kseluruhan bagus lah….
    klo dijelasin panjang lebar juga gk jadi cerpen., malah novel 😀
    :IMHO:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s